Mega Mendung, Dari Cirebon Menjelajah Dunia

Batik Mega Mendung (dok. Wahyu Moro Batik)
Dengan coraknya yang khas, Batik Mega Mendung melambungkan Cirebon sebagai rahimnya.
Lelehan lilin panas meninggalkan jejak menyerupai awan yang berarak-arak di langit. Melalui serangkaian proses pewarnaan, jejak itu menjelma menjadi karya seni bercita rasa tinggi: Batik Mega Mendung.

Dengan coraknya yang khas, Batik Mega Mendung melambungkan Cirebon sebagai rahimnya. Menjadi ikon Cirebon sebagai kota penghasil batik nusantara.

Kisahnya tak lepas dari sejarah kedatangan bangsa China ke wilayah Cirebon di masa lalu. Bermula dari

FOTO: Pesona Batik Nusantara

Menghadirkan pameran kain nusantara, dan busana batik koleksi para pesohor negeri.

Pameran Batik "Pasaraya Tribute To Batik" (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews - Menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2011, Pasaraya menghadirkan pameran kain nusantara, dan busana batik koleksi para pesohor negeri.

Bertajuk Pasaraya Tribute to Batik, pameran berlangsung mulai 24 September hingga akhir Oktober 2011.

Ada koleksi Sukmawati Soekarnoputri, Sutiyoso, Etty Setiawan Djody, Nina Akbar Tanjung, Happy Salma, Andien, dan Wulan Goeritno.

"Perhelatan ini diadakan tidak hanya untuk ikut serta merayakan Hari Batik Nasional, tetapi juga untuk

Kekuatan Canting Hempaskan Batik China

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, tidak khawatir dengan serbuan batik asal China di pasar dunia, termasuk Indonesia. Batik nusantara memiliki kualitas yang jauh lebih.

"Tidak usah takut, batik Indonesia punya kelas tersendiri, kelas utama," kata Jero Wacik di sela-sela Pemilihan Putra-Putri Batik Indonesia, Rabu 28 September 2011.

Batik-batik dari China merupakan batik print yang

PERAJIN BATIK GIRILOYO KELUHKAN MINYAK TANAH MAHAL

(Berita Daerah - Jawa) - Para perajin batik tulis di Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengeluhkan mahalnya harga minyak tanah setelah pencabutan subsidi.

"Di wilayah Giriloyo Imogiri harga minyak tanah nonsubsidi mencapai Rp8.000-Rp10.000/liter dan belum tentu ada. Rata-rata tiap hari seorang perajin memerlukan setengah liter minyak tanah sebagai bahan bakar kompor untuk memasak bahan baku lilin," ketua Ketua Paguyuban Perajin Batik tulis Giriloyo Nur Ahmadi.

Ia mengatakan saat ini di sentra kerajinan batik tulis Giriloyo tercatat 600 perajin. Jika tiap perajin membutuhkan setengah liter minyak tanah tiap hari berarti harus tersedia 300 liter minyak tanah per hari.

Proses Pembuatan Batik Tulis Giriloyo

Tahap-tahap pembuatan batik-tulis asli di Giriloyo adalah sebagai berikut.
Sebelum kain mori dibatik, biasanya dilemaskan. Caranya adalah dengan digemplong, yaitu kain mori digulung kemudian diletakkan di tempat yang datar dan dipukuli dengan alu yang terbuat dari kayu. Setelah kain menjadi lemas, maka tahap berikutnya adalah mola, yaitu membuat pola pada mori dengan menggunakan malam. Setelah pola terbentuk, tahap selanjutnya adalah nglowong, yakni menggambar di sebalik mori sesuai dengan pola. Kegiatan ini disebut nembusi. Setelah itu, nembok yang prosesnya hampir sama dengan nglowong tetapi menggunakan malam yang lebih kuat.
Maksudnya adalah unutk menahan rembesan zat warna biru atau coklat. Tahap selanjutnya adalah medel atau

Batik Tulis Asli Giriloyo

 
Tidak kan bisa membedakan mana batik tulis asli dengan yang batik cap. Beberapa surve telah di lakukan untuk membedakan mana batik tulis asli dengan cap, anehnya dari sekian yang di tanya gak bisa membedakannya! Kenapa bisa hampir sama ?
Pengrajin anggota kelompok batik tulis tengah membatik di salah satu wisma Batik Desa Giriloyo Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu (16/10). Desa Giriloyo adalah satu-satunya desa yang penduduknya berprofesi sebagai pengrajin batik tulis rumahan. Untuk distribusi dan penjualan batik dikoordinasi melalui koperasi batik tulis yang dikelola bersama melalui kelompok batik tulis asli. Batik tulis desa Giriloyo masih mempertahankan motif batik tradisional khas Yogyakarta seiring dengan berbagai varian motif batik modern saat ini. Harga batik tulis dijual mulai dari harga Rp 200 ribu - Rp 650 ribu.