PERAJIN BATIK GIRILOYO KELUHKAN MINYAK TANAH MAHAL

(Berita Daerah - Jawa) - Para perajin batik tulis di Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengeluhkan mahalnya harga minyak tanah setelah pencabutan subsidi.

"Di wilayah Giriloyo Imogiri harga minyak tanah nonsubsidi mencapai Rp8.000-Rp10.000/liter dan belum tentu ada. Rata-rata tiap hari seorang perajin memerlukan setengah liter minyak tanah sebagai bahan bakar kompor untuk memasak bahan baku lilin," ketua Ketua Paguyuban Perajin Batik tulis Giriloyo Nur Ahmadi.

Ia mengatakan saat ini di sentra kerajinan batik tulis Giriloyo tercatat 600 perajin. Jika tiap perajin membutuhkan setengah liter minyak tanah tiap hari berarti harus tersedia 300 liter minyak tanah per hari.

Proses Pembuatan Batik Tulis Giriloyo

Tahap-tahap pembuatan batik-tulis asli di Giriloyo adalah sebagai berikut.
Sebelum kain mori dibatik, biasanya dilemaskan. Caranya adalah dengan digemplong, yaitu kain mori digulung kemudian diletakkan di tempat yang datar dan dipukuli dengan alu yang terbuat dari kayu. Setelah kain menjadi lemas, maka tahap berikutnya adalah mola, yaitu membuat pola pada mori dengan menggunakan malam. Setelah pola terbentuk, tahap selanjutnya adalah nglowong, yakni menggambar di sebalik mori sesuai dengan pola. Kegiatan ini disebut nembusi. Setelah itu, nembok yang prosesnya hampir sama dengan nglowong tetapi menggunakan malam yang lebih kuat.
Maksudnya adalah unutk menahan rembesan zat warna biru atau coklat. Tahap selanjutnya adalah medel atau

Batik Tulis Asli Giriloyo

 
Tidak kan bisa membedakan mana batik tulis asli dengan yang batik cap. Beberapa surve telah di lakukan untuk membedakan mana batik tulis asli dengan cap, anehnya dari sekian yang di tanya gak bisa membedakannya! Kenapa bisa hampir sama ?
Pengrajin anggota kelompok batik tulis tengah membatik di salah satu wisma Batik Desa Giriloyo Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu (16/10). Desa Giriloyo adalah satu-satunya desa yang penduduknya berprofesi sebagai pengrajin batik tulis rumahan. Untuk distribusi dan penjualan batik dikoordinasi melalui koperasi batik tulis yang dikelola bersama melalui kelompok batik tulis asli. Batik tulis desa Giriloyo masih mempertahankan motif batik tradisional khas Yogyakarta seiring dengan berbagai varian motif batik modern saat ini. Harga batik tulis dijual mulai dari harga Rp 200 ribu - Rp 650 ribu.